Mengukir Indonesia di Tangan Mahasiswa

by Maret 27, 2018 0 komentar



Mahasiswa, kata yang menunjukkan tingkat kedewasaan dari kata siswa. Dimana perannya pun bertambah dan sangat di harapkan oleh masyarakat. Mahasiswa sering di sebut-sebut sebagai agen of change,iron stock,social control dan moral force di mana dari julukan tersebut sepertinya membawa angin segar bagi bangsa yang sedang merintih dan menangis ini dapat menjadi lebih baik lagi. Mahasiswa di tuntut untuk tidak hanya duduk dan mengejar IPK tinggi, mahasiswa di tuntut untuk mengasah soft skill dan di larang untuk berkeluh kesah, karena mahasiswa adalah pemuda pilihan yang berkesempatan merengguk dalamnya ilmu pengetahuan.Terlepas dari berbagai presepsi masyarakat mnengenai mahasiswa, bagi saya mahasiswa adalah pemuda pilihan yang lahir dari masyarakat dan harus memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat itu sendiri agar terciptanya Indonesia yang Unggul dan Berdaya. Serperti kata pepatah “Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain”.

Mahasiswa mempunyai peran yang signifikan bagi perubahan bangsa ini karena mereka adalah kaum netral yang idealis, penuh semangat dan inovasi yang tak terbatas. Aktivitas yang di lakukan mahasiswa seyogyanya tidak hanya berpaku pada dosen dan modul-modul kuliah saja tetapi mahasiswa juga harus dapat memahami dan menghayati masyarakat di sekelilingnya.
Dengan total mahasiswa sebanyak 4,8 Juta orang pada tahun 2011 (Kompas.com) Indonesia saat ini tengah merindukan sosok mahasiswa yang lantang berteriak menentang ketidak adilan, yang berani meninju ketidak adilan dengan kepalan tangan, mahasiswa yang dengan aksi dan kontribusi nyata di lapangan, bukan hanya sekedar gagasan dan angan-angan.
Lalu apa yang dapat mahasiswa lakukan untuk dapat berkontribusi nyata untuk membangung pertiwi? Pertama, setiap mahasiswa harus mempunyai akhlaq mulia dan sikap negarawan. Apa itu negarawan? Menurut Ema Malindah, Negarawan adalah salah seorang yang ahli dan mempunyai peranan dalam pengelolaan administrasi negara dengan sifat loyal terhadap kepentingan bangsa dan negara. Dengan arti kata loyal, maka seorang negarawan akan mempersembahkan yang terbaik untuk Sang Saka Merah Putih ini tanpa mengharapkan pujian ataupun ilmbalan yang berlebihan. Selain itu melalui kenegarawanannya akan berkembang sifat-sifat yang menjadi karakteristik seorang pemimpin: cerdas, jujur, adil, bijaksana, amanah, tegas, professional, inovatif, terbuka, ramah, dan santun. Kedua, Kontribusi di lapangan. Kontribusi yang di maksud di sini adalah pengabdian mahasiswa di masyarakat secara langsung, tidak perlu yang muluk-muluk, berkontribusi sesuai bidang dan keahlian masing-masing sudah akan sangat membantu masyarakat di sekitar. Dengan adanya pengabdian masyarakat, di harap bisa menjadi pemicu terbukanya wawasan masyarakatsekitar. Ketiga, belajar dari sejarah, . Jika menengok kembali lembar sejarah yang tak habis di makan waktu, masih teringat jelas di benak kita, bahwa yang menemukan dan mengusakan bangsa Indonesia ini adalah para pemuda di jamannya yang tanpa lelah memperjuangkan kemerdekaan. Belum lagi tragedy 1998 di mana gedung DPR dan MPRS dapat di taklukan oleh para mahasiswa. Jika sudah menyatukan gerakan maka luar biasa hasil yang dapat kita lihat, dan masih banyak lagi sejraha yang memuat pemuda dan mahasiswa di dalamnya. Di harapkan dengan belajar dari sejarah para mahasiwa dapat mempunyai semangat yang tiada habisnya, dapat mengambil pelajaran dari masa lalu dan memperbaikinya di masa sekarang.
Penulis berharap, mahasiswa zaman sekarang tidak melupakan tugasnya untuk mengabdi dan membangun negeri, karena tongkat estapet kepemimpinan berada di tangan para pemuda dan mahasiswa. Penulis juga berharap mahasiswa dapat menjadi mata air yang terus mengalir yang dapat selalu memberi karya terbaik bagi bangsa, menjadi mata air yang dapat menciptakan kedamainan, menjawab tantangan dan arah tujuan masa depan Indonesia, mahasiswa juga mempunyai tanggung jawab yang sangat berat, yaitu mengukir Indonesia menjadi elok nan sedap di rasa dan di pandang masyarakatnya.

Bermanfaat Sampai Wafat

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 komentar:

Posting Komentar