Kisah di Balik Layar ERtS

by Maret 27, 2018 1 komentar

            Kuliah Tak Gentar, sebuah gerakan yang di inisiasi oleh Beastudi Etos dalam rangka proses advokasi, sosialisasi dan motivasi kepada adik-adik SMA/Sederajat untuk melanjutkan Pendidikan kejenjang yang lebih tinggi (Kuliah). Gerakan ini mucul karena Beastudi Etos menyadari bahwasanya banyak anak Indonesia yang mempunyai kemampuan luar biasa, namun enggan melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi (Kuliah) di karenakan keterbatasan Ekonomi. Terbukti dari jajak pendapat yang telah dilakukan, satu dari lima lulusan SMA/Sederajat tidak dapat melanjutkan kuliah di Perguruan tinggi, bukan karena tidak cerdas, melainkan karena masalah ekonomi.
            Kuliah tak gentar adalah sebuah gerakan yang dalam perjalanannya sering disebut “Etos Road to School” yang di singkat (ERtS). ErtS di lakukan di setiap wilayah, dimana penerima manfaat tinggal, bahkan semangat ini juga bukan hanya di rasakan di daerah tempat penerima manfaat tinggal, namun juga d rasakan hingga kepelosok-pelosok negeri. Dengan menggunakan konsep “Pulang Kampung dan Menebar Kebermanfaatan” para penerima manfaat membawa misi besar di pundak.
            Pada perjalanannya ErtS di Samarinda diawali dengan “Launcing Panitia”. Dengan tidak di sangka-sangka saya di beri amanah untuk menjadi ketua ErtS 2018 daerah Samarinda. Senang? Tentu saja tidak. Sebuah kekhawatiran mengusik pemikiran. Apakah ‘ini’ akan mencapai target atau malah menurun dari tahun sebelumnya. Tentu saja hal ini akan menguras waktu, tenaga dan fikiran, bahkan juga perasaan (hati), dimana saatn menjalankannya, tidak jarang tetesan air mata keluar begitu saja, entah karena marah ataupun lelah dengan kondisi yang ada. Bagaimana tidak? Dimana tuntutan satu sekolah satu etoser, terjadi gejolak yang besar menurut saya, dimulai dari tingginya ego dari etoser, kekurangan kendaraan, hingga minimnya komunikasi antar panitia inti dengan anggota, panitia inti dan panitia inti, hingga ketua panitia dengan relawan.
            Berbicara mengenai Relawan, adalah seseorang atau kelompok lembaga yang mendaftarkan dirinya bersedia membantu,gerakan Kuliah Tak Gentar, dengan hati yang ikhlas dan tanpa menerima sedikitpun dana dari Yayasan. Alhamdulillah, saat pembukaan Pendaftaran ada dua puluh delapan relawan yang mendaftar, namun dalam perjalanannya, banyak relawan yang membantu di masing-masing zona. Berbicara mengenai relawan, dari dua puluh delapan yang mendaftar, tdak sampai seperempat yang berpartisipasi, entah karena sibuk atau mundur tanpa kejelasan. Mereka pergi begitu saja. Dari sini saya berlajar, jangan berharap kepada makhluk, namun berharaplah hanya Kepada Allah.
            Kembali kepada permasalahan internal dari Etoser itu sendiri, saat Erts, sya merasa bahwa ada statmen “saat kamu sudah tidak di asrma, tidak mengapa tidak mengikuti agenda, entah karena alasan PLL, Skripsi, dan alasan-alasan lainnya” yang membenarkan statmen tersebut.. Semoga Allah melancarkan segala urusan kaka-kakak di luar sana dan dapat memberikan contoh yang lebih baik kedepannya.
            Dibali kusah di atas, tersimpan suatu kebahagiaan yang tidak bisa di beli dengan apapun, yaitu saat engkau melihat dengan langsung pancaran semangat dari mata-mata penuh pengharapan dan tekat.  Setelah saya berbagi cerita dan motivasi, hal yang dulu juga saya rasakan saat mendengar informasi kuliah. Semangat yang menggebu-gebu dan keyakinan dan tekat yang semakin kuat untuk kuliah. Itulah yang saya liat dari pancaran mata mereka.
            Dari pengalaman menjadi ketua disini, krap kali berfikir untuk ‘berhenti’ bahkan untuk ‘pergi’kerpa menghampiri, namun satu hal yang selalu tertanam di hati, yaitu “membanggakan orang tua di rumah dan menjadi lebih baik dari sebelumnya, dari memimpin engkau juga engakau akan belajar, bahwasanya semua yang kau rencanakan akan berjalan dengan lancar, saat itu engkau tempa mmenjadi seorang yang bijak dalam mengambil keputusan. Amanah terbebankan pada pundak-pundak yang semakin lelah, namun di saat bersamaan juga membuat pundak itu semakin kokoh dan kuat”


Bermanfaat Sampai Wafat

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

1 komentar: