Kuliah Tak Gentar, sebuah gerakan yang di inisiasi oleh
Beastudi Etos dalam rangka proses advokasi, sosialisasi dan motivasi kepada
adik-adik SMA/Sederajat untuk melanjutkan Pendidikan kejenjang yang lebih
tinggi (Kuliah). Gerakan ini mucul karena Beastudi Etos menyadari bahwasanya
banyak anak Indonesia yang mempunyai kemampuan luar biasa, namun enggan
melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi (Kuliah) di karenakan
keterbatasan Ekonomi. Terbukti dari jajak pendapat yang telah dilakukan, satu
dari lima lulusan SMA/Sederajat tidak dapat melanjutkan kuliah di Perguruan
tinggi, bukan karena tidak cerdas, melainkan karena masalah ekonomi.
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Sore itu di kala sang mentari mulai merangkak turun, di temani belaian angin dan nyanyian burung, dan jingga mulai mengintip malu-malu di sebelah barat, menyatakan sebentar lagi senja akan tiba, aku kembali di sibukkan dengan rapat mingguan Pengurus Inti Despro (Desa Produktif) Benanga, di pelataran secretariat yang kami sebut sebagai ‘rumah dinas’, tempat gagasan-gagasan cerdas dan gila timbul dan di sepakati bersama, ngomong-ngomong soal cerdas dan gila bukankah perbedaanya hanya setipis selembar HVS 70 gram? Seperti halnya Einstein yang di sebut gila dengan segala teorinya yang mendunia atau bahkan seperti salah satu anak Bangsa tentang teori mengenai pesawat terbangnya yang di ragukan dan di remehkan?

